Besuk Mertua Sakit Pinjam Kendaraan Dalih ke ATM, Motor dan Hp IRT di Palembang Digelapkan Teman Kakak Ipar
Akibat itu, korban ditaksir alami kerugian hingga mencapai total Rp19 juta dan melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Kamis 25 Desember 2025. -Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Apes dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Palembang. Pasalnya, dirinya diduga telah menjadi tindak pidana penggelapan, Kamis 25 Desember 2025.
Sebab, kendaraan roda dua serta Handphone (Hp) miliknya dibawa kabur teman kakak iparnya saat bertemu jenguk mertuanya yang sedang sakit.
Akibat itu, korban ditaksir alami kerugian hingga mencapai total Rp19 juta dan melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Kamis 25 Desember 2025.
Korban, yakni Ria Anggraini (26) seorang IRT warga Jalan Jaya VII Lorong Lematang Kecamatan SU II Palembang.
BACA JUGA:Kabur Diteriaki Ada Polisi Saat Nonton Balap Liar, Motor Pria Asal Banyuasin Ini Lenyap Dibawa Kabur
Dihadapan petugas Ria menuturkan pelaku yang menggelapkan sepeda motor jenis Honda Beat nopol BG 3179 ABR serta Hp merek Oppo A31 miliknya tersebut adalah terlapor bernama Daeng, yang merupakan mantan residivis atau pelaku kasus tindak kriminal.
Korban mengatakan peristiwa kejadian yang dialaminya terjadi pada Selasa 23 Desember 2025, sekitar pukul 10.30, di Jalan SH Wardoyo gang Selecta Kecamatan SU I Palembang.
Dimana, berawal ketika ibu mertuanya sedang sakit dan terlapor datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), untuk besuk ibu mertua korban.
Setelah selesai membesuk, terlapor meminjam motor korban dengan dalih mau ke mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), mengambil uang untuk memberikannya kepada ibu mertua korban.
"Terlapor itu, merupakan teman kakak ipar saya waktu di dalam penjara. Karena teman kakak ipar, jadi saya percaya dan meminjamkan motor saya pada pelaku," ungkap Ria.
BACA JUGA:Diberi Pekerjaan Renovasi Rumah, Uang Jutaan Rupiah IRT di Palembang Raib Dibawa Kabur Tukang
Namun setelah ditunggu beberapa lama, lanjut Ria, ternyata terlapor tidak kunjung mengembalikan sepeda motornya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





