Setelah Lihat Vivo X300, Flagship Mahal Jadi Terlihat Overprice
Setelah Lihat Vivo X300, Flagship Mahal Jadi Terlihat Overprice--
SUMEKS.CO - Pasar ponsel flagship selama ini identik dengan harga tinggi dan klaim teknologi paling mutakhir. Setiap tahun selalu muncul model baru dengan banderol selangit yang seolah wajib ditebus demi status premium. Namun kemunculan Vivo X300 pelan pelan mengubah cara pandang tersebut.
Tanpa teriak paling mahal dan tanpa gimmick berlebihan, perangkat ini justru membuat banyak flagship mahal lain terlihat terlalu memaksakan harga.
Bukan karena Vivo X300 murah, melainkan karena apa yang ditawarkan terasa jauh lebih rasional dibanding apa yang diminta kompetitor di kelas atas.
Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis Vivo Global saat peluncuran seri X300, perangkat ini diposisikan sebagai flagship dengan pendekatan seimbang antara performa, efisiensi, dan pengalaman penggunaan jangka panjang.
BACA JUGA:Vivo X300: Smartphone Flagship dengan Performa Tangguh dan Dukungan Fotografi Profesional
BACA JUGA:HP Vivo V60 5G Cocok Gamer dengan Baterai Besar
Pendekatan ini langsung terasa sejak melihat spesifikasi intinya. Vivo X300 dibekali chipset MediaTek Dimensity 9500 dengan fabrikasi 3 nanometer yang diklaim lebih hemat daya dan stabil.
Pernyataan ini diperkuat oleh penjelasan resmi MediaTek yang menyebut arsitektur tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi hingga dua digit persen dibanding generasi sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan beberapa flagship mahal lain yang masih berfokus pada performa mentah tanpa efisiensi, pendekatan Vivo X300 terasa lebih relevan.
Hal yang membuat banyak flagship mahal terlihat overprice adalah bagaimana Vivo X300 menyatukan performa tinggi dengan penggunaan nyata yang nyaman.
BACA JUGA:Vivo X300 Dipuji Banyak Orang, Tapi Ada Fakta yang Bikin Mikir Dua Kali
BACA JUGA:vivo V60 5G Ditenagai Chipset Snapdragon 7 Gen 4 Bertenaga dan Opsi RAM hingga 12GB
Berdasarkan laporan media teknologi Asia Timur dan Asia Tenggara, performa Vivo X300 tidak mengejar angka benchmark tertinggi, tetapi justru unggul dalam stabilitas jangka panjang.
Aktivitas multitasking, panggilan video panjang, hingga pengolahan konten berjalan lancar tanpa penurunan performa drastis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




